Peran Organisasi Kemasyarakatan, Bantu Pemerintah Atasi Karhutla Kalteng

KBRN, Palangka Raya : Dalam rangka optimalisasi upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng), pihak Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) yang juga bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, terus  bersinergi dengan berbagai pihak.

Ketua RAPI Daerah 20 Kalteng, Saifullah mengatakan, sinergi pihaknya dengan pemerintah telah dilakukan, mengingat wilayah Bumi Tambun Bungai sebentar lagi memasuki musim kemarau dan ancaman karhutla sudah di depan mata.

Menurut Saifullah, sinergi yang pihaknya lakukan, perihal penyebaran informasi kemanusiaan dalam kebencanaan telah menyediakan ribuan pemancar. Dengan kehadiran pihaknya ditambahkan Saifullah, dipastikan untuk kepentingan edukasi dan informasi kepada masyarakat.

"Peran RAPI sebenarnya membantu pemerintah dan juga masyarakat yang mengalami musibah. Sehingga kami terjun langsung tidak mengandalkan apapun dan bekerja secara sosial," tambah Saifullah, Sabtu (11/7/20).

Sementara itu, salah seorang warga  Jalan Badak, Palangka Raya, Karli meminta, upaya dalam pencegahan karhutla, jangan hanya melibatkan organisasi kemasyarakatan saja, namun lebih kepada melibatkan masyarakat itu sendiri, karena menurutnya, masyarakat lah yang lebih mengetahui lokasi kebakaran dan cepat dalam menginformasikan kepada tim gabungan dari pemerintah.

"Selama ini pemerintah belum melibatkan masyarakat secara utuh. Lihat saja dalam tiga atau dua tahun saat musim kemarau saja, selalu terjadi kabut asap akibat kebakaran lahan. Masyarakat perannya di lapangan sangat penting," pungkasnya.

Karli berharap, pemerintah bisa intens mengajak masyarakat dalam setiap aktivitas pencegahan karhutla. Dengan begitu, upaya untuk melakukan sosialisasi bisa lebih maksimal dan tidak menjadi sia-sia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00