Pulang Pisau Optimalkan Lahan 10.160 Hektar dalam Program Food Estate

KBRN, Pulang Pisau: Program optimalisasi lahan pertanian di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau melalui food estate tahun 2020 akan dilakukan di luas lahan sekitar 30 ribu hektar.

Bupati Pulang Pisau, Edy Pratowo, mengatakan program food estate di Kabupaten Pulang Pisau pada tahun ini akan dilaksanakan di lahan kurang lebih 10 ribu hektar. 

“10 ribu hektar itu mencakup tiga lokasi kecamatan yaitu Kecamatan Pandih Batu seluas 6.943 hektar sekian, kemudian Kecamatan Maliku lebih kurang 1.557 ha sekian, kemudian Kecamatan Kahayan Hilir 1.660 ha. Jadi jumlahnya 10.160 ha. Itu yang berdasarkan data yang juga disampaikan pada saat pak presiden datang di peta kemarin. Selebihnya yang 20 ribu hektar ada di Kapuas,” ujar Bupati Pulang Pisau kepada RRI, Jum'at (10/7/2020).

Bupati Edy Pratowo mengatakan lahan-lahan petani ini akan dioptimalkan sehingga produktivitasnya meningkat. Rata-rata hasil produksi padi di Kabupaten Pulang Pisau selama ini sekitar 3 ton per hektar. Namun ada pula lahan yang berada di Kecamatan Kahayan Hilir yang produksinya masih di angka 1,9 ton per hektar.

Diharapkan dengan masuknya program pemerintah pusat dalam rangka ketahanan pangan nasional produktivitas padi dapat ditingkatkan menjadi 4-5 ton per hektar. Selain itu, Indeks Pertanaman (IP) juga dapat meningkat dari 1 menjadi 2 kali setahun.

Menurut Bupati Pulang Pisau, proyek strategis nasional ini sangat disambut baik oleh petani. Sebab untuk mengoptimalkan hasil produktivitas pertanian yang ada otomatis bantuan program seperti bantuan bibit padi, obat-obatan, alat mesin pertanian dan lain-lain akan diberikan kepada petani.

Selain itu, dukungan seperti pembangunan industri hilir yang akan meningkatkan kualitas produk petani juga dapat membantu petani untuk mempunyai harga beras yang terstandarisasi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00