Tunjuk Kawasan Eks PLG Jadi Lokasi Food Estate, Akhirnya Presiden Jokowi Bakal ke Kalteng

KBRN, Palangka Raya: Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo, dipastikan berkunjung ke Kalimantan Tengah pada Kamis (9/7/2020). Kedatangan Presiden Jokowi untuk melihat langsung lokasi rencana Proyek Strategis Nasional Program Food Estate di Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau.

Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, mengatakan kepercayaan presiden terhadap Kalteng harus disambut baik dengan antusias serta semangat kerja.

“Kalau pak Presiden tidak sayang dengan Kalteng, tidak sayang dengan masyarakatnya, tidak percaya dengan gubernurnya tidak mungkin presiden memberikan kepercayaan ke sini. Maka dari itu mari kita sambut kepercayaan pak presiden ini dengan semangat bekerja, dengan disiplin kerja, dengan cita-cita kita masyarakat harus mau bertani. Harus mau jadi peternak, harus mau mengembangkan perikanan nanti di sekitar pertanian itu,” ujar Gubernur Kalteng, Rabu (8/7/2020).

Gubernur Sugianto Sabran mengatakan rencana besar membangun ketahanan pangan nasional di Kalteng dengan pertanian modern harus diamini oleh seluruh masyarakat Kalteng. Menurutnya, proyek ini sangat diinginkan pula oleh provinsi lain di Indonesia seperti Kalimantan  Selatan, Sumatra Selatan dan Lampung.

Ditambahkan Gubernur Sugianto Sabran dengan program food estate, Kalteng tidak hanya akan meningkatkan produktivitas beras tetapi juga menjadi lokasi pengembangan tanaman hortikultura, perikanan dan peternakan.

Demikian pula disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti. “Jadi pengembangan food estate ini tidak hanya di tanaman pangan ya. Tentunya kita dalam menempatkan jenis tanaman itu disesuaikan dengan kesesuaian lahan. Untuk lahan sawah ktia pasti ke padi. Tapi ada lahan-lahan yang agak tinggi kita kasih hortikultura buah-buahan dan sayur-sayuran,” tuturnya.

Sunarti mengatakan pada tahap awal program food estate akan dilaksanakan di luas lahan sekitar 165 ribu hektar yang terbagi di dua kabupaten yakni Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. Lahan-lahan yang berada di lokasi eks PLG (Proyek Lahan Gambut) tersebut dipastikan bukan lahan gambut dan sebagian besar sudah digarap oleh petani. (foto: merdeka.com)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00