Termasuk Pra Kerja, 1. 347 Mahasiswa KKN UPR Dilindungi Oleh BPJS Ketenagakerjaan

KBRN, Palangka Raya : Universitas Palangka Raya (UPR)  melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) telah mendaftarkan 1.347 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) tahun 2020,  pada Program pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Palangka Raya, Royyan, kini ribuan mahasiswa, telah mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian, mengingat risiko kerja mahasiswa KKNT sama besarnya dengan pekerja sebenarnya, lantaran juga ikut pekerjaan di lapangan, sebagai angkatan pra kerja. Perlindungan tersebut, lanjut Royyan, merupakan salah satu kewajiban yang telah diamanatkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2015.

"Dalam hal ini pun BPJS Ketenagakerjaan diminta oleh pihak rektorat untuk bekerjasama terkait misal, kerjasama dalam pemberian pelatihan edukasi program sosial di Learning Office kami di Bogor," ujar Royyan,kepada RRI Minggu (5/7/2020).

Royyan menambahkan, mahasiswa KKN UPR terdaftar dalam kepesertaannya, hanya  bersifat sementara. Sehingga, pihak kampus, cukup membayar iuran sebesar Rp 16.800 per bulan untuk satu mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Universitas Palangka Raya Dr Andrie Elia SE M.Si,  mengatakan, pihak kampus tidak pernah menerima kerjasama semacam ini, sehingga merupakan pertama kali, karena sebelumnya diikutsertakan pada asuransi lain. Namun, karena biaya yang terlalu besar, dan pihak universitas serta mahasiswa merasa keberatan, akhirnya tidak dilanjutkan.

"Dibidang pendidikan, kesehatan dan keselamatan peserta didik, tenaga kependidikan merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan termasuk dalam kerjasama yang kita laksanakan," pungkasnya.

Andrie mengingatkan para mahasiswanya, tidak perlu khawatir  terkait biaya iuran yang dibayarkan karena semua telah ditanggung oleh pihak kampus. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00