Pembinaan UMKM Terhalang Pandemi Covid-19

KBRN,Palangka Raya : Masa pandemi covid-19 ini, ternyata banyak membawa dampak buruk bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khususnya untuk usaha para pedagang kecil di Kota Palangka Raya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Rawang  kepada RRI jumat(3/07/20) menjelaskan meski usaha tetap berjalan, namun disituasi sulit saat ini perkembangan UMKM Palangka Raya terhambat akibat pandemi cobvid-19 sehingga yang dipikirkan pedagang di Palangka Raya saat ini bukan lagi masalah untung saja melainkan bagaimana dapat bertahan hidup untuk kebutuhan keluarganya.

”Saat ini bukan keuntungan yang dicari pedagang namun hanya kebutuhan hidup saja sehari-hari.”Kata Rawang

Sementara itu untuk usaha mebiler juga ferniture atau hand craf tetap berjalan meski mengalami perlambatan ekonomi, namun demikian disperindag Kota tetap optimis badai covid-19 pasti berlalu. Pembinaan akan terus dilakukan meski harus pula mengikuti aturan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ada.

Sampai saat ini jumlah UMKM di Kota Palangka Raya telah mencapai 56 ribu 430 unit dan untuk wilayah Kalimantan Tengah 39 ribu lebih, hal tersebut masih terus memerlukan dukungan karena dampak covid-19 tidak saja melumpuhkan bidang ekonomi namun juga bidang lainnya di seluruh dunia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00