Gelar Kegiatan Musik Etnik Pedalaman, Disbudpar Kalteng Terapkan Protokol Kesehatan Kepada Peserta

KBRN, Palangka Raya : Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta kepada para penari agar menggunakan pelindung wajah atau masker ketika beraksi di atas panggung teater taman budaya. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disbudpar Kalteng,  Guntur Talajan,  selepas kegiatan melukis tingkat SMP dan SMA serta lomba musik etnik pedalaman tingkat universitas se-Kota Palangka Raya. 

Guntur menjelaskan, masa adaptasi menuju tatanan kehidupan baru, pihaknya mulai mengaktifkan kembali gelar seni di taman budaya Kalteng dan sejak pembukaan ini, sudah mulai ada kegiatan tari yang melibatkan banyak orang, baik dari pelaku maupun penikmat seni. 

Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dan menghindari kerumunan masa, Guntur pun mengimbau agar semua pekerja seni yang terlibat  wajib menerapkan protokol kesehatan penanggulangan covid-19. Seperti halnya juga dalam pelaksanaan lomba melukis dan musik etnik pedalaman yang baru saja digelar tersebut. 

"Lebih bagus lagi, seperti pak presiden di Bali dan Banyuwangi, peluncuran tatanan kehidupan baru, para penarinya menggunakan alat pelindung wajah. Kita juga mulai melakukan hal ini. Simulasinya nanti akan kita lakukan," tambah Guntur, Rabu (1/6/20).

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Kalteng, Suraji mengakui, seiring dengan adanya wabah pandemi saat ini, juga berdampak hilangnya mata pencaharian pelaku seni dan budaya. Agar para pelaku kesenian tersebut bisa bangkit kembali, salah satu upaya melalui penyelenggaraan kegiatan pengembangan dan peningkatan apresiasi budaya. 

"Pihak UPT Taman Budaya memastikan segala kegiatan pengembangan nilai budaya, termasuk lomba melukis dan musik etnik pedalaman tingkat universitas dengan menerapkan protokol kesehatan yang mengacu pada aturan dari pemerintah provinsi," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00