PSBB Belum Ada Kepastian, Pemko Palangka Raya Mewajibkan Protokol Kesehatan Covid-19 Harus dipatuhi

KBRN,Palangka Raya : Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya sejauh ini belum secara resmi menyatakan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Batal di berlakukan kembali, namun saat ini Walikota Palangka Raya Fairid Naparin telah menginstruksikan Pelaksanaan Wajib Protokol Kesehatan di Wilayah Kota Palangka Raya .

Danramil 1016-01/Pahandut Mayor Inf. Heru Widodo Rabu (01/07/20) saat memimpin apel pagi di halaman Pelampang Tarung menyampaikan sambil menunggu keputusan resmi dari Pemko Palangka Raya terkait penerapan PSBB jadi atau tidak untuk dilaksanakan, saat ini Tim Satgas Gugus Tugas Deteksi Dini Covid-19 akan mengambil langkah-langkah strategis sesuai tugas, fungsi dan kewenanganan masing-masing diantaranya berinovasi, bersinergi dan melakukan rapid tes/swab PCR massal dan mewajibkan para pelaku usaha di area Zona merah memiliki surat bebas covid-19, menggunakan masker, jaga jarak 1 meter dan menghindari kerumunan .

“Saat ini yang bisa dilakukan Kota Palangka Raya yakni mengikuti instruksi Walikota Palangka Raya Pelaksanaan Wajib Protokol Kesehatan, di Wilayah Kota Palangka Raya.”Jelas . Heru Widodo

Lebih lanjut disampaikan Heru Widodo Pelaksanaan Wajib Protokol Kesehatan di Wilayah Kota Palangka Raya ini akan diberlakukan locking area dan juga area Rumah Sakit yang ada diawasi akibat banyak permasalahan pasien covid-19 khususnya untuk protokol kesehatan. Sementara itu bloking area yang dilakukan di Jalan area zona merah Pasar Besar seperti jalan Kalimantan, Sulawesi, Puntun, Murjani, Karet, Turi .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00