Memasuki Tatanan Kehidupan Baru, Kuliah dan Bimbingan Skripsi Masih Secara Daring

KBRN, Palangka Raya : Pihak Universitas Palangka Raya (UPR) memastikan, sistem pembelajaran program sarjana saat memasuki masa transisi tatanan kehidupan baru, masih menerapkan metode jarak jauh. Begitu juga perkuliahan dan praktikum program vokasi dan magister, dilaksanakan secara via daring.

Rektor UPR, Dr Andrie Elia, SE, M.Si kepada RRI menegaskan, hal tersebut mengacu pada aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang harus memprioritaskan kesehatan dan keselamatan para peserta didik, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Namun, terdapat pengecualian terhadap aktivitas prioritas, seperti berhubungan dengan kelulusan mahasiswa yang sulit sekali dilakukan secara daring. Salah satu contoh, praktik di laboratorium atau menyelesaikan tugas dengan metode wawancara, dapat dilakukan secara tatap muka, asalkan kata Andrie, tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Oh ya, masa transisi tatanan kehidupan baru nanti tetap dilaksanakan. Jadi kita tetap bisa berinteraksi. Di depan ruang perkuliahan, ada sarpras tempat cuci tangan dan handsanitizer. Namun pertemuan tatap muka tetap diperkecil. Misalnya kalau dulu satu kelas bisa 40, dikurangi jadi 20 saja," ucap Andrie, Rabu (1/7/20).

Ditambahkan Andrie, pelaksanaan semester awal tahun ajaran 2020-2021, tetap dilakukan sesuai kalender akademik semester ganjil yakni pada Agustus mendatang, sehingga perkuliahan akan dimulai pada bulan September. Mekanisme penerimaan mahasiswa baru dari jalur mandiri maupun registrasi ulang mahasiswa lama, dipastikan juga menggunakan metode online. 

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP), Dr Sonedi, M.Pd mengungkapkan, semua proses perkuliahan secara reguler di UMP dipastikan tetap dilaksanakan secara online. 

Dijelaskan Sonedi, apabila memungkinkan nantinya, pihak kampus akan memfasilitasi pelaksanaan ujian tugas akhir secara daring juga, sehingga segala tahapan, seperti bimbingan karya tulis ilmiah, skripsi, tesis, hingga tugas praktik akan bisa diselesaikan dengan baik selama masa tatanan kehidupan baru. 

Pertimbangan perpanjangan pembelajaran dengan metode daring ini ditambahkan Sonedi, selain berpatokan dengan aturan dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga mengikuti aturan dari Diktilitbang Pengurus Pusat Muhammadiyah. 

"Dosen dan mahasiswa bisa memanfaatkan metode pembelajaran e-learning, daring kemudian fasilitas zoom meeting atau lainnya yang berhubungan dengan pembelajaran online," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00