Pariwisata Dan Perhotelan DiKalteng Belum Pulih.

KBRN,Palangka Raya : Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Tengah menyatakan pandemi  covid-19 ini, merupakan cobaan besar untuk industri perhotelan dan dunia pariwisata di Kalimantan Tengah dan hingga kini  masih belum  pulih dan stabil  untuk kembali beroprasi.

Sekertaris PHRI Provinsi Kalimantan Tengah Yusup Kamaru kepada RRI (29/06/20) menyampaikan kondisi perhotelan di Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya saat ini masih sepi pengunjung, meski oprasional belum secara terbuka dilakukan namun telah mulai bangkit dari keterpurukan dan  menerapkan protokol kesehatan untuk menuju di tatanan kehidupan baru. Walaupun rencana Pembatasan Sosial Skala Besar -PSBB kedua akan kembali diberlakukan diharapkan hal ini tidak akan mematikan usaha Perhotelan maupun Pariwisata di Kalimantan Tengah.

"Kami berharap upaya bersama dilakukan Pemerintah Daerah dan legislatif menghidupkan sektor perhotelan dan pariwisata di Kalteng segera terealisasi, agar pengusaha Hotel dan pariwisata di Kalteng tidak mati suri.”Kata Yusup Kamaru

Sementara itu berdasarkan data di PHRI Kalimantan Tengah  per April 2020, sudah ada 1.139 hotel di Indonesi yang tutup dengan lokasi terbanyak di kawasan Jawa Barat. PHRI Kalteng mengharapkan peran Pemerintah Daerah, Dinas Pariwisata , maupun Instansi   terkait bersama legislatif dapat mencarikan solusi terbaik bagi perkembangan Hotel dan Pariwisata di Daerah meski saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00