Dua Ribu Lebih Buruh Di Kalteng Terdampak Corona, Sebagian Sudah Mendapat Bantuan

KBRN, Palangka Raya : Bantuan sosial dalam bentuk paket sembako, dibagikan Kordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kalimantan Tengah, kepada puluhan sopir taksi, travel dan pengemudi ojol yang tergabung dalam komunitas transportasi.

Pengurus KSBSI Korwil Kalteng Karliansyah mengungkapkan, bantuan sosial dalam bentuk sembako merupakan wujud kepedulian instansi pemerintahan di Kalteng, terhadap warga terdampak bencana covid 19, meskipun hingga saat ini Anggota KSBSI belum menerima bantuan dalam bentuk uang, tetapi bantuan tersebut cukup membantu meringankan beban warga, terutama bagi warga yang terkena PHK dan kesulitan mencari ekonomi.

“Bahan pokok berupa beras, tepung, gula, sarden, dan minyak goreng dianggap cukup membantu memperpanjang harapan menyambung hidup di kalangan buruh,” kata Karli kepada RRI Kamis (25/6/20)

Ia menyebut, selama pandemi corona dari bulan Maret hingga saat ini, puluhan ribu paket sembako sudah disalurkan kepada buruh di sejumlah daerah antara lain, Sampit, Kapuas, Pangkalanbun, Dan Palangka Raya, melalui posko induk di Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Tengah, terbaru bantuan 50 paket sembako dari Bank Kalteng sudah disalurkan kepada buruh sektor transportasi, seperti pengemudi taksi, travel dan Pengemudi ojek online (Ojol)

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kalimantan Tengah Amir Husein menyambut baik, upaya pengurus KSBSI Kalteng, dalam memperjuangkan hak hak buruh, hal ini efektif meringankan beban buruh yang terdampak corona.

“Sekecil apapun bantuan yang disumbangkan oleh pihak ketiga sangat berarti bagi buruh, karena saat ini banyak orang mengeluh kesulitan ekonomi,” ujarnya.

Selama pandemi ini, pihaknya berharap, ada lebih banyak lagi perusahaan besar swasta di Kalteng, yang turut andil menyalurkan bantuannya ke posko induk peduli buruh, apalagi jumlah karyawan yang di PHK maupun di rumahkan hingga saat ini terus meningkat, dari data yang ada di disnaker, sebanyak 157 perusahaan se Kalteng mengeluarkan kebijakan PHK kepada 340 karyawannya, sedangkan yang di rumahkan 2.126 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 2.446  karyawan dari berbagai perusahaan alami PHK terdampak corona.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00