Penyalahgunaa Narkoba Di Kalteng, Sudah Merambah Ke Berbagai Lini.

KBRN, Palangka Raya : Tertangkapnya oknum Anggota DPRD Kabupaten Seruyan berinisial (MET) 42 thn, terkait kasus narkoba oleh Jajaran Polres Kabupaten Kotawaringin Timur, mendapat apresiasi dari Polda Kalimantan Tengah, hal ini menunjukkan bahwa penegakkan hukum tidak pandang bulu,  siapapun pejabat negara, mulai dari , Aparat,  Lembaga Eksekutif dan Legislatif, yang ketahuan melakukan transaksi ataupun mengkonsumsi  barang haram, pasti akan ditindak secara tegas.

Hal ini diungkapkan Dirresnarkoba Polda Kalteng Komisaris Besar Polisi Bonny Djianto kepada RRI saat jumpa pers bersama puluhan awak media, Selasa  (2/6/20 ) di Mapolda Kalteng.

" tindak pidana narkoba hukuman paling maksimal dikenakan kurungan penjara seumur hidup , dan khusus bagi bandar narkoba skala besar yang terbukti melakukan pelanggaran berat, akan dikenakan hukuman mati, hal ini sebagai langkah memberikan efek jera dan memberantas narkoba hingga ke akar akarnya ", tegas Kombes Pol Djianto.

Ia turut prihatin, korban penyalahgunaan narkoba sekarang sudah merambah ke semua lini, bukan lagi menyasar ke generasi muda, namun pejabat publik tidak luput dari sasaran bandar,  terbaru oknum Anggota DPRD Kabupaten Seruyan terbukti mengkonsumsi narkoba jenis shabu.

“Padahal seharusnnya sebagai Wakil Rakyat memberikan teladan yang baik bagi rakyat yang sudah memilih, tertapi kenyataan, justru amanah menjadi wakil rakyat disalah gunakan hingga terjerumus menjadi budak narkoba,” ungkap Bonny

Seperti diketahui pada hari Minggu 31 Mei 2020, Kepolisian Kabupaten Kotawaringin Timur, berhasil menangkap oknum Anggota DPRD Seruyan, serta dua orang lain yang diduga sebagai kurir, dan tangan tersangka,  Polisi mengamankan barang bukti jenis shabu shabu 28 paket seberat 7,26 gram,  untuk penyidikan polisi lebih lanjut, ketiga tersangka saat ini sudah diamankan dan siap mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00