PSBB Kapuas Diterapkan Secara Humanis dan Edukatif

KBRN, Palangka Raya: Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Kabupaten Kapuas yang akan dimulai 4 Juni mendatang akan dilakukan secara humanis dan edukatif bagi masyarakat. Hingga saat ini proses sosialisasi  dan penyebaran informasi terus dikerahkan agar pada saatnya nanti PSBB berjalan efektif dan sesuai dengan skenario yang direncanakan.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas, Junaidi, mengungkap PSBB di Kapuas yang akan berjalan 14 hari hingga 19 Juni ini diterapkan secara humanis.

Segala aturan dan protokol yang disasar dalam PSBB ini tidak akan digalakkan dengan kasar dan menakutkan bagi masyarakat. Pendekatan akan dilakukan humanis oleh sejumlah pemangku kepentingan seperti Polres Kapuas, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan petugas lainnya dengan cara yang sopan dan mendidik.

Saat ini penyebaran informasi dan sosialisasi sudah digencarkan di media sosial, media cetak dan media elektronik agar diterapkan secara masif. Posko pelayanan juga akan dibangun di sejumlah titik untuk memantau, menuntun, mengawasi dan melayani kegiatan masyarakat selama PSBB. Rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan dengan menyediakan dan memindah jalur jalur lalu lintas.

“Pemerintah Kabupaten optimis, PSBB ini akan ditaati masyarakat secara tertib, disiplin dan kepatuhan tinggi. Sejumlah protokol harus diperhatikan oleh masyarakat seperti menjaga jarak, cuci tangan teratur, dan memakai masker”, jelasnya saat Dialog Kalteng Menyapa RRI, Selasa (02/06/2020).

Lebih jauh Junaidi mengungkap PSBB di Kapuas juga akan membatasi arus masuk dan keluar angkutan umum dan truk muatan dari dan keluar Kapuas. Para sopir diminta untuk membekali diri dengan surat ijin kesehatan untuk bisa beroperasi di Kapuas.  Selain juga pengawasan yang akan ditingkatkan pada sejumlah aktivitas seperti tempat hiburan malam, karaoke, pusat keramaian, mall dan sebagainya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00