Pemko Palangka Raya Masih Mengkaji Penerapan Tatanan Kehidupan Baru

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah pusat mulai memberlakukan tatanan kehidupan baru (new normal) di 25 daerah, termasuk Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, mulai Juni 2020.

Namun Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan Pemerintah Kota Palangka Raya tidak ingin segera memberlakukan tatanan kehidupan baru karena penyebaran atau potensi penularan Covid-19 di Kota Cantik dinilai masih tinggi. 

Menurut Walikota Palangka Raya sampai saat ini pihaknya masih terus mengkaji persiapan penerapan tatanan kehidupan baru. ”Selama grafik sebaran kasus masih ada di Palangka Raya, new normal belum bisa berlangsung. Kita sedang persiapkan kajian epidemiologi dan akademis,” kata Fairid Naparin dalam konferensi pers, Senin (1/6/2020).

Fairid menambahkan status Tanggap Darurat Pandemi Covid-19 masih diberlakukan di Kota Palangka Raya. Fasilitas publik yang mengakibatkan kerumunan massa, seperti lokasi wisata, tempat olah raga ataupun tempat usaha yang melakukan kontak fisik seperti refleksi, spa maupun karaoke masih belum diperbolehkan untuk beroperasi. Sementara itu untuk lingkungan pendidikan hingga kini masih menunggu surat edaran dari Kementrian Pendidikan RI.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00