Warga Seruyan Diminta Kembalikan Beras Bantuan Tak layak Konsumsi

KBRN, Kuala Pembuang: Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, meminta warganya untuk mengembalikan beras bantuan yang didapati tidak layak konsumsi. Menurut Bupati Seruyan, Yulhaidir, pengembalian beras tak layak konsumsi ini sesuai komitmen yang telah disepakati dengan Kepala Perum Bulog Sampit.

Bupati Seruyan Yulhaidir menambahkan 4 orang petugas dari Dinas Sosial dan BPBD Seruyan telah diperintahkan untuk mengawasi selama proses penimbangan dan pengemasan beras. “Kita pesan barang banyak 900 ton dengan nilai Rp 18 milyar kalau tidah salah. Makanya saya wanti-wanti petugas Dinas Sosial dan BPBD agar betul-betul dijaga,” ujar Bupati Seruyan, Senin (01/06/2020).

Yulhaidir mengatakan Pemkab Seruyan tidak ingin dianggap membagikan beras tidak layak konsumsi bagi masyarakat. Untuk itu, ia meminta petugas yang mengawasi serta pihak terkait lainnya sama-sama bertanggung jawab memastikan beras yang dibagikan ke masyarakat benar-benar layak dikonsumsi.

Bupati Seruyan ini mengatakan ia banyak mendapat laporan dari masyarakat bahwa mereka mendapatkan beras yang tidak layak untuk dikonsumsi. Selanjutnya, Bupati Yulhaidir memerintahkan apabila masih ditemukan beras bantuan pemerintah tak layak konsumsi agar dikembalikan melalui kepala desa, lurah, atau camat di wilayah masing-masing-masing. Beras yang dikembalikan nantinya akan ditukar dengan beras yang layak konsumsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00