Pendidik : Wabah Corona Kesempatan Ajarkan Solidaritas dan Empati Kepada Anak

KBRN, Palangka Raya : Wabah Corona diyakini dapat menjadi momentum emas bagi orang tua untuk mendidik dan mengajarkan anak-anaknya mengenai sifat sosial kemanusiaan kepada sesama. Dalam situasi serba genting dan mendesak ini, anak anak dapat belajar rasa empati, solidaritas dan perhatian kepada sesama  yang menderita.

Hal ini disampaikan seorang pengelola Sekolah Sahabat Alam Palangka Raya, Rizky Tanjudin kepada RRI, Senin (06/04/2020). Disebutkannya orang tua dan kalangan pendidikan tak perlu meratapi kondisi dan situasi wabah saat ini. Justru dalam keterdesakan ini, orang tua bisa mengilhami anaknya tentang nilai dan spirit soal kemanusiaan kepada orang lain yang menderita. Seperti halnya sifat empati, solidaritas , belas kasih dan perhatian keapda sesama yang menderita. Orang tua bisa memberi ajaran itu melalui sikap dan tindakan mereka seperti memberikan uang lebih kepada sopir ojek on line yang mengantarkan anak mereka. Memberi lebihan uang kepada penjual sayur di pasar. Memberikan donasi dan dukungan kepada pasien yang terkulailemah  di rumah sakit dan contoh lainnya.

“ Pembatasan aktivitas yang akhirnya membuat seluruh anggota keluarga bertemu kembali di luar kesibukan mereka. Membuat seorang ayah atau ibu akan lebih dekat dan akrab dengan anaknya di rumah dengan waktu yang lebih. Hal ini juga bisa dimanfaatkan dengan sikap saling peduli dan akrab sesama anggota keluarga”, jelasnya.

Lebih jauh , Rizky juga mengatakan banyak makna positif dari datangnya wabah Covid 19 ini.  Walaupun di satu sisi mendatangkan banyak kerugian dan hambatan bagi pekerjaan aktivitas dan agenda masyarakat. Namun di satu sisi bisa memberi peluang kepada anggota keluarga untuk lebih mengutamakan sifat sosial kemanusiaan kepada sesama yang menderita dengan lebih peduli , memahami dan saling menolong dengan yang lainnya. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00