Palangkaraya Kekurangan Tempat Rehabilitasi Korban Narkoba

KBRN, Palangkaraya : Tempat rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba di Palangkaraya masih minim,  terutama yang di kelola pemerintah, sehingga ke depan perlu ada tambahan lebih banyak tempat rehabilitasi, seiring meningkatkan pengguna narkoba hingga ratusan orang jadi korban tiap tahunnya.

Saat dikonfirmasi, Kasi Rehabilitasi Sosial Badan Narkotika Nasional Kota Palangkaraya Wahyudi membenarkan, dan untuk menutupi kekurangan tempat rehab tersebut, BNN telah menjalin kerjasama dengan Dinas Kesehatan, tujuannya agar membentuk di masing masing puskesmas tempat rehabilitas bagi pecandu narkoba.

“Data BNN mulai tahun 2014 hingga saat ini, jumlah penghuni tempat rehabilitas korban barang haram narkoba, yang ada di 3 tempat antara lain BNN Kota, Puskesmas Panarung dan Jekan Raya berjumlah 200 orang, dipastikan korban akan terus bertambah, mengingat belum adanya efek jera dari Bandar narkoba,” Kata Wahyudi kepada RRI Selasa (18/2/20)

Ia menghimbau masyarakat,  khususnya korban penyalahgunaan narkoba dapat melaporkan diri ke BNN untuk direhab, karena kalau tidak melapor dan tertangkap, sanksinya bisa hukuman kurungan penjara maksimal 5 tahun, kemudian bagi orang tua disarankan tidak gengsi terhadap anaknya yang kecanduan narkoba, sebelum terlanjur parah dan berujung pada kematian.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00