Masih Ada Jalan di Palangka Raya yang Gelap Gulita

KBRN, Palangka Raya: Jalan-jalan protokol maupun jalan ke arah pemukiman warga di Kota Palangka Raya masih banyak yang belum dipasang Penerangan Jalan Umum (PJU). Beberapa diantaranya seperti Jalan ke arah Kereng Bangkirai, Jalan G.Obos ujung, dan Jalan Ir. Soekarno.

Salah seorang pengembang yang lokasi proyeknya berada di daerah Unkrip dan Panenga Kereng Bangkirai, Panuturan Nainggolan, mengatakan fasilitas PJU di kawasan pemukiman tidak termasuk tanggung jawab pengembang. 

“Jadi untuk penerangan lampu jalan itu tidak menjadi tanggung jawab pengembang dan kita tidak cantumkan itu di brosur yang kita bagikan ke calon-calon debitur kita, jadi untuk soal penerangan lampu itu di luar tanggung jawab kita,” ujarnya pada Selasa (7/1/2020).

Sementara itu, Supervisor Bidang Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Palangka Raya, Gian, menjelaskan untuk masyarakat yang ingin jalan menuju pemukimannya dipasang PJU dapat menyampaikan surat permohonan ke Disperkim Kota Palangka Raya.

Pemda kemudian membuat surat permohonan ijin kepada PLN sesuai permohonan masyarakat untuk melakukan pemasangan PJU.  Selanjutnya, untuk proses pemasangan sampai biaya bulanan PJU dibayarkan Disperkim.

“Kami ada perjanjian kerja sama dengan Pemda setempat kita ada yang namanya pungutan pajak penerangan jalan. Jadi setiap pembayaran rekening listrik sudah dikenakan penerangan jalan sebesar 10 persen. Itu kemudian disetorkan ke Pemda setempat,” tuturnya.

Menurut Gian idealnya dana dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang dibayarkan masyarakat tersebut digunakan untuk pemasangan PJU dan pembayaran tagihan bulanannya.

Supervisor Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Palangka Raya ini menambahkan daya listrik  PLN Kalselteng saat ini surplus sebesar 371 MW. Karena itu menurutnya kebutuhan aliran energi listrik untuk penambahan PJU masih sangat mampu dipenuhi.

Di tempat berbeda Kepala Bidang PJU Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Disperkim) Kota Palangka Raya, Rahmat Ramel, mengatakan minimnya penerangan jalan di Kota CANTIK disebabkan anggaran yang terbatas.

Untuk menentukan jalan yang akan dipasang Penerangan Jalan Umum, Disperkim Kota Palangka Raya melihat skala prioritas dan tingkat kepentingannya. Ia mengatakan pada tahun 2020 hanya ada 4 jalan protokol yang dianggarkan untuk dibangun PJU.

“Tetapi untuk menyikapi itu kita menunggu daftar usulan masyarakat. Kalau memang ada satu daerah kawasan perumahan yang memerlukan sekali untuk pembangunan PJU itu, itu akan kita usulkan, kepentingan dan skala prioritas,” tuturnya.

Kabid Penerangan Jalan Umum Disperkim Kota Palangka Raya ini mengatakan empat jalan protokol yang akan dipasang PJU yakni lanjutan di Kawasan Kuliner Tunggal Sangomang Jalan Yos sudarso, di komplek perkantoran Pemko Jalan Ir. Soekarno, di jalan Temanggung Tilung, dan di jalan Tjilik Riwut km. 5-8.

Rahmat mengatakan anggaran yang tersedia untuk Penerangan Jalan Umum di Kota Palangka Raya tahun ini sebesar 4 milyar rupiah. Lebih lanjut dikatakan, masyarakat bisa mengajukan permohonan pemasangan PJU dengan bersurat ke Disperkim Kota Palangka Raya. Untuk kemudian ditindaklanjuti dengan tetap berpegang pada prinsip skala prioritas dan tingkat kepentingan serta menyesuaikan anggaran yang tersedia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00