Prilaku Buruk Membuang Sampah Sembarangan Tidak Dapat Ditolerir

KBRN, Palangkaraya : Permasalahan sampah di perumahan padat penduduk belum teratasi dengan baik hingga kini, sehingga masih ditemukan prilaku buruk dari masyarakat yang membuang sampah di sembarang tempat.

Menyikapi masalah tersebut Plt Kepala Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Palangkaraya Imbang Triatmaji membenarkan, akibat kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya, mengakibatkan kota Palangkaraya gagal meraih adipura, dan pihaknya tidak dapat mentolerir jika masih ditemukan oknum dari warga masyarakat yang membuang sampah sembarang tempat, karena pemerintah sejauh ini telah memberdayakan petugas pengangkut sampah menggunakan roda tiga di masing masing kelurahan diteruskan ke sejumlah RT.

“pemerintah sebenarnya sudah membentuk tim serbu sampah yang menyasar di permukiman kumuh dan padat penduduk, namun bersihnya hanya sehari, besok besok diulangi kembali,” ungkap Imbang kepada RRI Kamis (7/11/2019)

Ia menambahkan penanganan sampah hingga saat ini terus dilakukan perbaikan dan penegakkan secara tegas, salah satunya di tujukkan bagi warga yang kurang disiplin membuang sampah akan dikenakan denda Rp 100 ribu. Adapun aturan di dalam perda sudah ditetapkan antara lain waktu pembuangan sampah dari jam 4 sore sampai jam 7 pagi. Ini diberlakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan sebagai efek jera bagi siapapun pelanggar perda no 1 tahun 2017.

Di samping itu, pemerintah selam ini tidak kurang kurangnya memberikan himbauan dalam bentuk sosialisasi dan baleho, namun sayangnya belum cukup sehingga prilaku membuang sampah sembarangan kerap kali terulang kembali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00