Warga Flamboyan Bawah Jarang Diperhatikan Pemerintah

KBRN, Palangkaraya : Sebagai kawasan di dekat perkotaan, kawasan flamboyan bawah sangat jarang diperhatikan Pemerintah, mirisnya daerah yang termasuk jangkauan program Pemerintah bertajuk Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) sampai sekarang belum tersentuh pembangunan.

Hal ini dirasakan salah seorang warga flamboyan bawah Sapuani, menurutnya pemerintah terkesan pilih kasih dalam menggarap pembangunan, padahal jelas jelas, di kawasan flamboyan bawah harusnya jadi skala prioritas penting, baik dalam hal membangun akses jalan, maupun bedah rumah menuju rumah layak huni.

“Bayangkan bertahun tahun masyarakat di sekitar sini, menempat hunian yang tidak layak, bahkan rawan terpapar penyakit, akibat limbah sampah yang dibuang di sungai dan padatnya penduduk,” kata Sapuani kepada RRI Jum’at (17/10/2019)

Sementara itu, menanggapi keluhan masyarakat di flamboyan bawah, Pegiat Masalah Sosial di Kota Palangkaraya Hesty Dwi turut prihatin dengan lambannya kebijakan pemerintah daerah, untuk segera memperhatikan warga sekitar, padahal jarak antara rumah warga dengan kantor pemerintahanan tidak jauh, tapi mirisnya kepala daerah seakan diam dan terkesan membiarkan masyarakat hidup susah, dan terpaksa tinggal di daerah yang tidak layak huni.

“Jangan hanya ketika ada Pilkada, elit partai ramai ramai mendatangi warga padat penduduk, giliran tugas membangun perumahan layak huni, semua diam dan seakan dibiarkan begitu saja,” ucapnya

Untuk mengobati kekecewaan warga flamboyan bawah, menurut rencana, Komunitas sosial gabungan, dari BKOW, PUSPA Kalteng, Dan PTABM, Minggu 20 Oktober, akan menggelar kegiatan pelatihan keterampilan, dan strategi bagaimana mencegah terjadinya kekerasan pada perempuan dan anak, ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada kepala daerah sekaligus percontohan, bahwa kegiatan real di lapangan lebih baik daripada sekedar janji saat kampanye.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00