Kondisi Udara Di Palangka Raya Sudah Masuk Kategori Berbahaya

KBRN, Palangka Raya: Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palangka Raya berada pada kategori berbahaya. Indeks Particulate Matter (PM10) menunjukkan angka 495 untuk hari Minggu sore hingga Senin sore.

Menurut Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah, Norliani, alat pengukur kualitas udara yang dimiliki DLH hanya ada satu dan belum cukup mewakili kondisi kualitas udara di Kota Palangka Raya secara keseluruhan. 

“Alat kita itu ada di Kecamatan Jekan Raya. Radius 5 kilometer. Tidak menggambarkan di luar 5 kilometer,” ujarnya pada Senin (12/8/2019).

Plt. Kepala DLH Kalteng ini menambahkan pihaknya telah mengajukan permintaan bantuan pinjaman alat deteksi kualitas udara portabel dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Diharapkan, permintaan itu dapat ditanggapi sehingga dapat digunakan untuk mengukur kualitas udara tidak hanya di satu tempat.

Sementara itu, terkait kondisi udara yang tercemar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, masyarakat dihimbau menggunakan masker pelindung dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00