Inilah Zona Merah Ojol di Palangka Raya

KBRN, Palangka Raya : Persaingan sengit antara penyedia jasa ojek on line dengan para pengojek konvensional tampaknya dipahami betul oleh para pengelola jasa ojek on line. Untuk menghindari gesekan  dan benturan lebih keras, penyedia jasa on line tampaknya tak mau mengambil resiko menjelajah dan bermain di area milik pengojek konvensional dan pengojek pangkalan. Mereka kemudian menetapkan aturan zona merah atau red zone dimana para pengojek on line tidak boleh beroperasi di kawasan tersebut. Ada sejumlah titik yang memang dilarang bagi pengojek on line hilir mudik di kawasan yang memang sudah dikuasai pengojek konvensional semenjak lama seperti rumah sakit, bandara dan sebagainya.

Kepada RRI, salah seorang pengojek on line di Palangkaraya Edy , Kamis (07/02/2019) mengatakan ada sejumlah kawasan yang ditetapkan sebagai zona merah atau red zone diantaranya Bandara Cilik Riwut, Rumah Sakit Doris Sylvanus, kawasan pasar besar Murjani dan Kahayan, Mendawai, Jalan Flamboyan hingga Flamboyan bawah dan titik lainnya. Alasannya sudah pasti untuk menghindari gesekan hingga konflik yang tidak diinginkan antara pengojek on line dan pengojek konvensional. Selain juga alas n etika untuk tidak mengambil lahan yang memang sudah digeluti lama oleh pengojek sebelumnya. Edy mengatakan, selain zona merah, ada pula tempat yang dirasa bagi pengojek on line bisa diambil pengojek konvensional agar tidak terjadi perebutan lahan pencari nafkah.

“Walaupun sebenarnya pengorder merasa lebih nyaman dengan layanan ojek on line, tapi kami mengalah lebih baik diberi ke mereka”, terangnya. (NATA)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00