Pelangsir Tetap Jual BBM Meski Dalam Jumlah Terbatas

KBRN, Palangka Raya : Pemerintah kota Palangka Raya terus melakukan pengawasan terhadap pembatasan pemakaian BBM jenis pertalite, baik roda dua dan empat,  karena sebelumnya adanya surat edaran dari walikota palangka raya, terjadi antrian panjang akibat sejumlah pelangsir dibiarkan bebas mengisi BBM.

Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Palangka Raya Hadriansyah mengatakan,  sesuai dengan surat edaran dari walikota palangka raya fairid naparin,  pengguna roda empat diberi jatah Rp 200 ribu perhari ke SPBU, sedangkan pengguna roda dua, batas pembelian Rp 50 ribu, hal ini harus dipatuhi oleh seluruh masyarakat tak terkecuali para pelangsir.

"Saya minta aturan ini, dapat dipatuhi semua operator SPBU, agar tiak lagi terjadi antrian panjang yang ujungnya menyusahkan masyarakat,”

Ia menambahkan, meski dibatasi pemerintah dalam pembelian BBM, akan tetapi para pelangsir tetap bisa berjualan dengan menaikkan harga perliternya, untuk jenis pertamax sebelumnya Rp 10 ribu dijual para pengecer Rp 15 ribu perliter, sedangkan pertalite tetap Rp 10 ribu, namun takarannya dikurangi. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar