Anggota Polres Lamandau Berhasil Amankan 2 Kg Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi dari Supir Travel

KBRN, Lamandau: Anggota Satresnarkoba Polres Lamandau kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba dalam jumlah besar, Sebanyak 2 kilogram sabu yang dipaket dalam 4 bungkus plastik di Lakban warna coklat yang disimpan di dalam sond aktif dan pil ekstasi sebanyak 943 butir diamankan dari seorang kurir berprofesi sebagai supir travel bernama Rusmansah dan Retno kedua tersangka merupakan warga Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (10/8/2022). 

Menurut Kapolres Lamandau AKBP Bronto Budiyono SIK saat Perss Conference di Aula Joglo Polres Lamandau mengatakan penangkapan tersebut pada saat anggota lalu lintas Polres Lamandau melaksanakan kegiatan Razia kendaraan bermotor di Jalan Lintas Trans Kalimantan, Desa Kujan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau telah memberhentikan sebuah mobil Toyota avanza Warna hitam untuk menanyakan kelengkapan surat kendaraanya, kemudian anggota lalu lintas tersebut merasa curiga dengan Pengendara tersebut karena berasal dari arah Provinsi Kalimantan barat dan tujuan ke kota sampit kemudian di lakukan pengecekan terhadap Pengendara di temukan bekas alat Hisap sabu di dalam tas kecilnya, kemudian anggota lalu lintas tersebut mengamankan dan menyerahkan ke Anggota Sat Res narkoba Polres Lamandau untuk di lakukan penggeledahan terhadap terlapor dan mobilnya tersebut, pada saat penggeledahan di temukan di dalam salon aktif dalam mobil diduga narkotika jenis sabu kurang lebih 2 (dua) kilogram dan butiran pil sebanyak 943 butir yang di kemas dalam 4 (empat) bungkus plastik. 

Sementara Barang bukti yang diamankan oleh Polisi yaitu 2 (dua) bungkus plastik ukuran besar diduga narkotika golongan bukan tanaman jenis sabu dengan berat kotor masing-masing 1.029,78 gram dan 1.025,37 gram, 4 (empat) bungkus plastik berisi butiran Pil berbentuk tablet dengan total jumlah 943 butir, 1 (Satu) buah rangkaian alat hisap sabu, 1 (satu) buah salon mobil warna hitam, 1 (satu) unit mobil Toyota avanza Warna hitam dengan Nomor Polisi KB 1153 XX Nomor Mesin 1NRG179027, 1 (satu) buah Hanphone dan 1 (satu) buah tas Warna coklat.

Atas perbuatannya para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang NarkotikaDengan ancaman hukuman Pidana hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar