Angkasa Pura II Bandara Tjilik Riwut Bersama Bea Cukai Cegah Masuknya Barang Ilegal

KBRN, Palangka Raya : Eksekutif General Manager Angkasa Pura II, Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Agoes Soepriyanto, Selasa (9/8/22), menyebut pihaknya  bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) TMP C Palangka Raya, melakukan pengawasan masuknya barang-barang ilegal. Rencana ke depan kata Agoes, pihaknya akan bersama turun langsung ke lapangan. 

Dirinya juga mengaku khawatir, dalam penerbangan domestik, terjadi pengiriman obat terlarang ke Kalteng. Hal ini menjadi perhatian serius agar peredaran barang-barang terlarang bisa digagalkan dengan memperkuat kerjasama dengan instansi terkait. 

"Jadi belum lama ini juga saya sudah bertemu dengan pihak bea cukai dan kita memang akan melakukan bersama-sama untuk hal yang ilegal kita tata dan perbaiki. Rencana kita akan bersama-sama. Jadi, kesepakatan karena hal-hal semacam ini kan banyak, saya juga tidak ingin ya yang kita khawatirkan obat-obat terlarang masuk," ucapnya. 

Agoes menambahkan, incoming kargo di Bandara Tjilik Riwut sangat luar biasa. Bahkan hingga 50 ton. Dibandingkan bandara sekelas Tjilik Riwut, ini merupakan tertinggi di Indonesia. Sehingga perlu adanya pengawasan setiap kargo yang ada. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar