68 Persen Desa di Kalteng Belum Tetapkan Batas Desa

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten se-Kalteng membangun komitmen untuk mempercepat penyelesaian batas desa di Kalteng. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalteng, Kaspinor, mengungkapkan dari sebanyak 1.432 desa di Kalteng, jumlah yang sudah menetapkan batas desa 11 persen, sudah penegasan batas desa 12 persen, sudah mengesahkan batas desa 8 persen. Sementara desa yang belum selesai mendapat penetapan, penegasan dan pengesahan kurang lebih 68 persen. 

"Sesuai arahan Mendagri yang berkenaan dengan tata batas ini, target kita di tahun 2023 ini Kalteng selesai. Makanya di tahun 2022 ini kita berkomitmen dengan seluruh kabupaten untuk bisa menyelesaikan tata batas desa secara administrasi. Supaya apa? Yang berkenaan dengan wilayah masing-masing desa, kabupaten, provinsi di Kalteng ini harapan ke depan tidak ada problem-problem yang berarti dalam kaitannya nanti dengan tata ruang wilayah atau nanti dengan adanya usul-usul pemekaran dan lain-lain," ucapnya usai pembukaan Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Batas Wilayah di Kalteng, Senin (8/8/2022). 

Menurut Kaspinor penyelesaian tata batas desa akan mempermudah rencana pengembangan otonomi ke depan.

Diharapkan, seluruh kepala daerah juga dapat memberikan motivasi kepada dinas terkait yang berkaitan dengan penyelesaian-penyelesaian administrasi pemerintahan desa.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar