Nilai Investasi Meningkat

Kbrn, Palangka Raya : Dinas Penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu palangka Raya terus mendorong pelaku usaha, dapat melengkapi perijinan sebelum mengembangkan usahanya lebih luas Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP Palangka Raya H. Ahmad Fordiansyah, usai acara Bimtek / Sosialisasi implementasi perijinan berusaha berbasis resiko kepada puluhan peserta. Ia menjelaskan tujuan dari kegiatan ini, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang bergelut dibidang usaha,  dengan memfasilitasi kebijakan penanaman modal demi meningkatkan minat pelaku usaha berinvestasi. "Pentingnya mengadakan sosialisasi ini, agar kekurangan perijinan dapat diperbaiki, apalagi dimasa pandemi perlu adanya kombinasi antara pemerintah dan pelaku usaha, untuk bersama sama bangkit dari keterpurukan," kata Fordi. Minggu (7/8/22) Selain itu, agar diakui legalitas usaha, masyarakat harus mengurus nomor induk berusaha atau nib ke PTSP cukup mudah hanya melampirkan identitas tanda penduduk, sebagai pengganti surat izin usaha, manfaatnya sangat besar, manakala ada bantuan bergulir menjadi syarat pengajuan, setelah itu pelaku usaha diarahkan membuka aplikasi oss (online single submission) manfaatnya memberikan pelayanan bagi pelaku usaha yang terbagi ke dalam kelompok besar dan non usaha. Fordi menyebut perkembangan investasi di palangka raya cukup menjanjikan dan hampir mencapai target nasional  275 miliar, pada tahun 2019 nilai investasi mencapai Rp 156,6 miliar, 2020 sebesaar 101.7 m, sedangkan  untuk semester pertama tahun  2022 nilai investasi 241.6 miliar, tiap tahun ada  kenaikan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar