Sekolah Daring Lebih Buruk Daripada Tatap Muka

KBRN, Palangak Raya : Pemerintah diminta terus memperhatikan metode belajar bagi peserta didik yang berada di wilayah pelosok.

Hal ini disampaikan Anggotaa DPRD Palangka Raya Agustina. Ia menilai saat ini dampak dari pembelajaran secara dalam jaringan (Daring) dianggap tidak efektif, terlebih bagi para siswa yang ada di pedalaman.

“Salah satu kondisi yang ditemukan di Kecamatan Suling Tambun dan Seruyan Hulu saat kunjungan ke Dapil II beberapa waktu lalu. Siswa kesulitan dalam melaksanakan sekolah daring, bahkan ada yang tidak melaksanakan aktivitas belajar. Kondisi ini tentu akan berdampak pada peningkatan SDM daerah tersebut,” ucapnya. Rabu (6/7/22)

Ia menyarankan, dinas terkait memperhatikan mobilitas masyarakat yang hanya di seputaran desa saja, maka saya rasa bisa dilakukan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan, kepada masyarakat di tingkat desa, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu untuk mendukung imbauan pemerintah terkait penanganan Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar