Harga Sawit Meroket, Dewan Minta Kebijakan Standar Harga

KBRN, Palangka raya : Setelah mengalami kekosongan persediaan minyak sawit. Kini petani sawit mengeluhkan  murahnya harga sawit dan Tandan buah Segar Lainnya atau TBS. Kalangan dewan meminta kebijakan yang tepat soal harga standar kepala sawit ini.

Kepada RRI , salah satu anggota DPRD Kalteng, Fredy Ering , Rabu (06/07/2022) mengungkap, pihaknya menunggu kebijakan pemerintah berkaitan dengan kegiatan ekspor,DPO dan minyak goreng. Kalangan dewan menyerahkan dan mempercayakan penuh ke pemerintah untuk bijaksana menerapkan standar harga TBS. Merosotnya harga itu disebabkan tidak ada harga rujukan yang tepat dan standar itu tidak dimainkan lagi.

Sementara itu sebagian dari kalangan dewan juga menemukan keluhan anjloknya harga sawit di pasaran. Tentunya ini sangat membenani petani yang sudah susah payah merawat sawit.

“ Terlebih dengan biaya pupuk pembibitan dan perawatan yang juga tinggi”, jelasnya.

Memang dalam pemasaran kelapa sawit , persoalan harga menjadi hal yang terpenting. Diharapkan ada harga yang mampu memberikan harga yang mengakomodasi pihak konsumen dan petani dengan adil. (NT)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar