Optimalkan Penyerapan Pajak PBB

Kbrn, Palangka Raya : Serapan Pajak khususnya untuk sektor pajak bumi dan bangunan terus dioptimalkan, sebagai bagian mendongkrak pendapatan asli daerah.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Palangka raya Aratuni d Djaban. 

Ia menjelaskan, kendala petugas dalam memungut pajak PBB ada di perumahan padat penduduk, rata rata perumahan belum memiliki nomor wajib pajak karena belum adanya pemecahan dari depelover, sehingga masyarakat pemilik perumahan bersubsidi memilih tidak membayar dan saling tunggu.

"Adapun upaya kami selama ini, untuk meningkatkan antusias masyarakat membayar pajak, dengan menerapkan sistem online jadi tidak perlu datang ke kantor, melalui hp bisa membayar pajak dan BPRD gencar jemput bola mendatangi masyarakat yang menunggak pembayaran pajak," Kata Ara. Selasa (5/7/22)

Sementara itu, salah satu Akademisi di Palangka raya Santoso juga ikut menyoroti lambannya kinerja petugas pajak melakukan jemput bola ke lapangan, terbukti, banyak perumahan yang menunda dalam jangka waktu lama dalam membayar pajak, hal ini tentu berakibat pada bocornya pendapat asli daerah. "Padahal kalau dioptimalkan dengan cara mendata sejumlah perumahan padat penduduk, pasti ada solusi yang ditawarkan, intinya pemerintah diuntungkan, masyarakat juga tidak terlalu banyak membayar pajak akibat menunda bertahun tahun lamanya," tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar