Dewas dan Dirut LPP RRI Tinjau Aset Diklaim Oknum Masyarakat

KBRN, Palangka Raya : Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Hendrasmo, saat melakukan kunjungan kerja bersama Dewan Pengawas (Dewas) ke Palangka Raya, Senin (4/7/22), menyempatkan berkunjung ke lokasi aset lahan milik LPP RRI Palangka Raya, di Jalan Tjilik Riwut, Km 3 seluas 10 hektare yang beberapa diantaranya diklaim oleh oknum masyarakat berinisial ES.

Anggota Dewan Pengawas LPP RRI , Enderiman Butar Butar, di lokasi menegaskan aset lahan di Jalan Tjilik Riwut ini telah bersertifikat sejak tahun 1976 sehingga memiliki legalitas yang sangat kuat. 

Ditegaskan Enderiman Butar Butar, aset milik negara yang dikelola oleh RRI, hingga kini masih digunakan. Selain terdapat bangunan rumah dinas pegawai, juga terdapat tower dan pemancar.

"Bahkan sampai saat ini, RRI masih mengudara melalui saluran AM yang berada di tanah tersebut. Ini bukanlah lahan yang tidak digunakan. Itu jelas aset milik RRI," ungkapnya. 

Seperti diketahui, sengketa lahan sejak tahun 2021 lalu, hingga kini terus berproses di Mahkamah Agung (MA). 

Sebelumnya, gugatan ES terkait kepemilikan lahan tidak dikabulkan oleh Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya. 

Hingga akhirnya ES secara sepihak, tanpa bukti legalitas dari aparat berwenang ini banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Palangka Raya dan dikabulkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar