Kebijakan Penggunaan Aplikasi Untuk Pembelian Kebutuhan Dasar Harus Dievaluasi

KBRN,Palangka Raya : Pemerintah belakangan ini mendorong pembelian beberapa kebutuhan dasar lewat aplikasi. Di antaranya aplikasi PeduliLindungi untuk beli minyak goreng curah dan MyPertamina untuk membeli BBM Bersubsidi. kata Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha,Senin (040722) mengatakan pemberlakuan aturan ini harus dievalusi kembali. Minyak goreng dan BBM adalah kebutuhan primer, makanya proses distribusinya harus praktis dan memudahkan masyarakat.

Berdasarkan laporan masyarakat, membeli minyak goreng curah harga subsidi dengan menggunakan NIK atau KTP dan kemudian aplikasi PeduliLindungi, membuat mereka khawatir terjadinya penyalahgunaan data pribadi. "Publik tentu masih ingat perihal info kebocoran data pribadi melalui aplikasi Pedulilindungi. Jadi banyak yang enggan menggunakan aplikasi tersebut," jelas Noorkhalis Ridha

Sementara penggunaan aplikasi MyPertamina sebagai syarat mengisi atau membeli bahan bakar akan menyulitkan masyarakat di pelosok yang belum memiliki akses jaringan untuk menggunakan aplikasi di smartphone. "Pertimbangkan juga efisiensi waktu saat mengantri di pom bensin. Jangan sampai aktivitas scanning aplikasi membuat antrean padat dan panjang," pungkasnya. (Borneo News)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar