Balai Karantina Awasi Sapi Masuk

KBRN, PALANGKA RAYA : Jelang pelaksanaa hari raya Idul Adha kurang lebih sebulan lagi,  Balai Karantina Pertanian Palangka Raya memperketat pengawasan hewan ternak khususnya sapi yang masuk ke Provinsi Kalimantan Tengah.Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suti Syamsul

Ia mengatakan, tujuan memperketat suplay sapi di pintu masuk ke kalteng yang berasal dari luar daerah lain, untuk mengantisipasi adanya sapi yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku.

Ia menambahkan, sebelum ternak sapi masuk ke kalteng, akan dilakukan karantina sekaligus tes kesehatan oleh dokter hewan setempat."selama 14 hari, setelah dinyatakan sehat, maka mendapatkan surat rekomendasi sehat dan boleh dijual.Terbaru, balai karantina melakukan pengawasan terhadap 240 sapi jantan dari Bali menuju Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat menggunakan kapal KLM. Karya Utama," Katanya. Rabu (29/6/22)

Sain itu, di pintu masuk pelabuhan sampit, satgas gabungan yang terdiri dari kepolisian dan dokter hewan terus memantau kesehatan sapi ternak.pihaknya memastikan, sapi untuk keperluan ibadah qurban aman dari wabah PMK, sebab semuanya sudah mendapatkan rekomendasi sehat untuk disembelih dan aman dikonsumsi masyarakat ,sementara itu, kabid peternakan dinas TPHP kalteng Paturrahman meminta semua pemilik peternakan sapi, terus memelihara kebersihan kandang dan rutin menyemprot disinfektan, sebab penularan PMK bisa melalui benda benda mati yang menjadi pembawa virus tersebut. makanya petugas dikandang ternak disarankan memakai baju alat pelindung diri atau APD, agar aman dari penularan.pihaknya menyarankan masyarakat tidak panik mengkonsumsi daging sapi, sebab aman selama di masak dengan benar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar