Yayasan Galilea Siap Dukung SDM untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba di Gunung Mas

KBRN, Palangka Raya: Pembina Pusat Rehabilitasi Narkoba Yayasan Galilea Palangka Raya, Dodi Ramosta Sitepu, mengatakan pihaknya siap mendampingi Kabupaten Gunung Mas yang ingin mempunyai pusat rehabilitasi Narkoba. 

"Kita siapkan SDM dari kita. Nanti kita akan support beberapa SDM ke sana, sekaligus yang dari sana itu dipersiapkan. Jadi terus berjalan. Kita nggak nunggu siap dulu baru perang. Kita harus terjuan dulu ke lapangan nanti di sana kita siapkan. Orang-orang kita dulu yang akan membantu di sana menyiapkannya. Nanti baru BNN akan melatih mereka," ucapnya saat Dialog Kalteng Menyapa, Selasa (28/6/2022). 

Dodi Ramosta mengungkapkan bahwa 30 persen penghuni pusat rehabilitasi Narkoba Yayasan Galilea Palangka Raya merupakan warga Gunung Mas. 

Pembina Yayasan Galilea Palangka Raya menambahkan pihaknya telah menyurati Bupati Gumas dan melapor kepada Kepala BNN Provinsi bahwa pihaknya siap mendampingi dari awal sampai pusat rehabilitasi Narkoba bisa berjalan. 

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Sumirat Dwiyanto, mengatakan pihaknya terus bekerja sama dengan berbagai komponen terkait dalam mengadakan tempat-tempat rehabilitasi Narkoba di daerah.

"Termasuk pengembangan tempat rehabilitasi di Gunung Mas itu memang menjadi concern kami BNN dan Bupati. Dan ini kita sudah siapkan. Bahkan kami tawarkan kepada beliau untuk menambahkan mereka yang akan berlatih namun biaya dari Pemda masing-masing," ujarnya. 

Menurut Kepala BNNP Kalteng, ada dua kemungkinan residen Pusat Rehabilitasi Narkoba Yayasan Galilea cukup banyak dari kabupaten Gunung Mas. Pertama, jumlah pecandunya memang banyak atau kedua kesadaran masyarakat Gunung Mas yang luar biasa sehingga mau melaksanakan rehabilitasi. 

Brigjen Pol Sumirat mengatakan kesadaran masyarakat untuk mau direhabilitasi harus disikapi dengan segera menyediakan tempat layanan rehabilitasi Narkoba baik rawat inap maupun rawat jalan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar