Politisi PDIP DPRD Kota Palangka Raya dukung polisi telusuri dugaan penimbunan BBM

KBRN,Palangka Raya : Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf, Senin (280622) meminta aparat penegak hukum di daerah, agar menindak tegas oknum masyarakat yang menimbun bahan bakar minyak (BBM) yang diduga menyebabkan antrean panjang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi panjang. "Persoalan ini harus ditindak lanjuti bersama, namun saya harapkan oknum yang melakukan penimbunan BBM jenis Pertalite harus ditindak oleh aparat penegak hukum yang berwenang di wilayah setempat," katanya

Orang nomor dua di lingkup DPRD Kota Palangka Raya ini menerangkan , selain aparat penegak hukum, pengelola SPBU juga berperan untuk mengawasi pegawainya. Jangan sampai ada oknum pegawai SPBU tidak melakukan kerja sama dengan sejumlah pelangsir yang memanfaatkan momen tersebut.

Menurutnya, kuat dugaan penyebab antrean BBM di sejumlah SPBU diakibatkan munculnya pelangsir. Maka dari itu peran penting petugas SPBU yang bertugas mengisi BBM ke tangki-tangki kendaraan konsumen, jangan sampai bekerja sama dengan petugas. "Karena apabila hal tersebut terjadi dan tidak diawasi, persoalan ini tidak akan selesai. Maka dari itu saya harapkan SPBU di sejumlah tempat, wajib mengawasinya sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat banyak," ungkapnya.(Antara Kalteng)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar