Disdik Kalteng Buka Posko PPDB 2022

KBRN, Palangka Raya: Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah membuka posko untuk membantu orang tua calon peserta didik yang mengalami kesulitan untuk melakukan pendaftaran secara online. 

Salah satu orang tua calon peserta didik, Sukran, usai berkonsultasi di Dinas Pendidikan Provinsi mengaku cukup terbantu dengan adanya Posko PPDB 2022. 

"Mereka sangat aware sama kita. Begitu kita bertanya dilayani dengan baik. Kemudian kita bertanya apakah sudah cukup mereka memberi tahu, bahkan mereka responsif lah dalam arti kata kalau saya ada kekurangan yang harus saya upload mereka juga menyarankan secara baik. Pada intinya pelayanannya baik lah apa namanya untuk saat ini baik, terbuka dan responsif," ucapnya ketika ditemui di kantor Disdik Kalteng, Senin (27/6/2022). 

Sukran mengatakan anaknya mengikuti PPDB jalur zonasi. Berdasarkan pengumuman di website, Sukran mengatakan tempat tinggal mereka masuk ke zonasi SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 2 Palangka Raya. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Achmad Syaifudi, mengatakan posko yang dibuka bertujuan membantu orang tua dan calon peserta didik yang gagal melakukan pendaftaran online. 

"Posko ini menjadi ketentuan di Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud itu pelaksanaan PPDB itu salah satunya harus ada posko baik di provinsi maupun di satuan pendidikan masing-masing. Yang namanya posko berarti ya kayak dokter praktik gitu lah ketika ada calon siswa baru yang gagal melakukan koneksi kita bisa bantu kita berikan tutorial begini caranya kan juga kita bantu secara full jadi posko tujuannya itu," ujarnya. 

Dijelaskannya, PPDB tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya, untuk SMA masih melalui konsep jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua atau wali dan prestasi. Persentasenya, kuota untuk zonasi minimal 50 persen, afirmasi minimal 15 persen, perpindahan orang tua atau wali maksimal lima persen dan jalur prestasi menyesuaikan apabila ada sisa kuota.

“Jalur zonasi ini tetap dipertahankan untuk menghilangkan kekastaan sekolah dan anggapan bahwa salah satu sekolah menjadi yang terbaik,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng mengatakan tahun ini kuota rombongan belajar (Rombel) se-Kalteng untuk SMA sebanyak 668 rombel dan SMK sebanyak 406 rombel.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar