Ratusan Sapi dari Bali Dikarantina 14 Hari

KBRN, Palangka Raya : Menjelang Hari Raya Idul Adha, ratusan sapi dari Provinsi Bali tiba di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng. 

Namun untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), ratusan sapi yang tiba melalui jalur laut tersebut, diperiksa secara ketat oleh Balai Karantina Pertanian Klas II Palangka Raya wilayah kerja Pangkalan Bun. 

Sejak wabah PMK menyerang hewan ternak di Provinsi Jawa Timur, sejumlah distributor di Kalteng berupaya mendatangkan hewan ternak dari wilayah bebas PMK seperti Bali. 

Menurut Dokter Hewan Karantina, Juniarsa, meskipun Bali menjadi wilayah bebas PMK, tapi pemeriksaan terhadap sapi yang masuk ke wilayah Kobar tetap diperketat.

"Sebanyak 244 ekor untuk kebutuhan Hari Raya Qurban tiba di pelabuhan," ujarnya. 

Dijelaskannya, sebelum ratusan sapi tersebut diturunkan, terlebih dahulu dilakukan penyemprotan disinfektan pada hewan dan alat pengangkut. Petugas juga memeriksa dokumen karantina, guna memastikan bahwa hewan- hewan ini sudah melewati tahapan karantina selama 14 hari. 

"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan sapi. Setelah dinyatakan sehat, langsung diturunkan dari kapal. Kemudian diangkut menuju truk untuk dibawa ke instalasi karantina hewan untuk kembali menjalani masa karantina sebelum disebarkan ke daerah sesuai pesanan," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar