Spanduk Ilegal Ganggu Keindahan Kota

KBRN, Palangka Raya : Pemerintah kota palangka raya menerbitkan peraturan walikota perwali mengenai aturan penempatan spanduk dan baleho yang sesuai dengan perijinan dan penempatannya ,hal ini diungkapkan kepala dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu H. ahmad fordiansyah. Ia menjelaskan, tujuan perwali untuk menjadikan wajah kota lebih rapi daripada sebelumnya, terutama mengenai pemasangan spanduk. 

"Sebab selama ini masyarakat terkesan memasang spanduk dan umbul umbul di sembarang tempat seperti pohon, trafik light, tempat ibadah, tentu saja dapat merusak keindahan kota yang dikenal sebagai kota cantik," Kata Fordi. Sabtu (28/5/22)

Ia menegaskan, spanduk ilegal disejumlah titik sebagiannya sudah dibersihkan dan dilepas oleh petugas karena tidak sesuai dengan penempatan, kegiatan ini dilakukan tiap akhir pekan sampai benar benar pemko terbebas dari pemasangan spanduk ilegal. adapun sejumlah lokasi tempat pemasangan spanduk maupun baleho resmi milik pemko palangka raya antara lain : jalan yos sudarso simpang thamrin, bundaran besar, ahmad yani, kartini, imam bonjol, G.obos, cilik riwut dan jalan soekarno komplek perkantoran, sedangkan pemasangan baleho berijin diantaranya bundaran besar, RTA milono,  dan yos sudarso unung kawasan kuliner.

Ia menghimbau kepada pemasang spanduk benar benar memperhatikan lokasi yang dibolehkan serta masa kedaluarsa, sebab jika hal ini diabaikan, maka petugas tidak segan segan menurunkan dengan paksa keberadaan spanduk dan baleho . Sementara itu Pengamat Tata Kota Santoso mengatakan, langkah Pemko membuat perwali mengenai aturan penempatan spanduk dinilai sangat baik, sebab selama ini jelas terlihat pemasangan spanduk semrawut, masyarakat seringkali memilihi di lokasi ilegal dan protokol jalan, padahal pemko melalui dinas Penanaman modal dan PTSP sudah memiliki lokasi resmi dan berijin, serta tidak kurang kurang memberikan himbauan dan sosialisiasi mengenai perwali tempat pemasangan spanduk ,joko mendukung langkah tegas dari instansi terkait melakukan penertiban dan penurunan terhadap spanduk yang habis masa kedaluarsanya, hal ini dilakukan semata mata, untuk menata kota palangka raya sesuai dengan mottonya sebagai kota cantik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar