Penyakit Tungro Serang Padi Lokal 6 Kecamatan di Kapuas

KBRN, Palangka Raya: Padi lokal yang ditanam petani di Kabupaten Kapuas terkena penyakit tungro akibat serangan hama wereng hijau. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya, mengatakan hingga saat ini ada enam kecamatan yang ditemukan penyakit tungro yakni Tamban Catur, Kapuas Timur, Kapuas Kuala, Pulau Petak, Kapuas Murung dan Kecamatan Bataguh. 

Menurut Yaya, laporan mengenai penemuan penyakit tungro sudah disampaikan sejak akhir Desember lalu. Saat itu, tindakan yang langsung diambil Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas yakni dengan mengirimkan bantuan pestisida. 

"Kita juga menyangka itu berlanjut sampai sekarang. Jadi penanganan kita dari awal selain penyemprotan pestisida terus kita tandai yang mana kena ringan, sedang, berat sampai puso. Akhirnya kita harus eradikasi atau pemusnahan. Konsekuensinya kita harus menyediakan benih pengganti. Kalau beri benih baru pun harus memberi yang tahan terhadap penyakit tungro itu seperti Inpari 36 dan 37," ujarnya ketika dihubungi via telpon, Jum'at (27/5/2022). 

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kapuas ini mengatakan jaringan tersier yang kurang baik juga mempengaruhi kondisi lahan yang terserang penyakit tungro.

"Kalau airnya keluar masuk itu seperti ya tungronya lebih ringan. Tetapi untuk sawah yang tergenang itu ya sepertinya tungro meluas cepat sekali mewabahnya," ucapnya.

Yaya menambahkan pihaknya saat ini sedang mengupayakan bantuan benih unggul yakni Inpari 36 juga Inpari 37 dan dalam proses pendataan. (Foto: pak tani digital)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar