Masyarakat Kota Cantik diajak Kelola Lahan Tanpa Bakar

KBRN, Palangka Raya : Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengajak masyarakat agar mengelola lahan tanpa harus dibakar

“Dalam mengelola lahan kita tidak harus membakar karena hal tersebut memicu terjadinya karhutla. Masih ada mekanisasi lain seperti menggunakan alat berat excavator dan manual. Hanya saja penggunaan alat berat biayanya cukup mahal,” kata Zaini, Rabu (25/5/2022).

Berbeda halnya apabila menggunakan cara manual yang lebih ringan dan menghabiskan biaya berkisar Rp1-1,5 juta per hektar. Hanya saja perlu waktu dan proses, cara manual yang dilakukan adalah dengan mencabut pohon yang ada, kemudian meratakan tanahnya.

“Setelah rata barulah dilakukan pembajakan, teknologi Ini tentunya lebih terjangkau oleh petani. Kita mencari cara agar kebakaran lahan gambut bisa dihindari, tetapi masyarakat tak dirugikan secara ekonomi,” ungkapnya.

Selain itu, Zaini juga menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah di Kota Palangka Raya merupakan lahan gambut. Di mana seperti kita ketahui lahan gambut sangat rentan terjadinya kebakaran.

“Seperti yang kita ketahui pada lahan gambut jauh lebih sulit dipadamkan dibandingkan pada lahan biasa. Oleh sebab itu sekali lagi saya imbau kepada warga khususnya bagi para petani agar membuka lahan tanpa dibakar karena hal tersebut memicu terjadinya karhutla yang berdampak pada kerusakan lingkungan,” tutupnya. MC.Isen Mulang/Nitra/ndk

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar