Gubernur Ingatkan Bupati dan Wali Kota se-Kalteng Alokasikan APBD untuk Asuransi Pertanian

KBRN, Palangka Raya: Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, meminta agar bupati dan wali kota mengalokasikan anggaran yang ada di daerahnya untuk mengoptimalkan asuransi pertanian maupun peternakan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Riza Rahmadi, mengatakan Gubernur Sugianto Sabran telah menyurati bupati/wali kota se-Kalteng perihal sinergi kegiatan asuransi pertanian dengan APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota sejak Juli 2021 lalu. 

"Kemudian kita dari Pemprov, selama ini Gubernur sudah menyediakan asuransi tanaman pangan. Kemudian asuransi usaha ternak. Nah di APBD provinsi kita sudah terserap untuk yang tanaman padi ini seluas 30 ribu hektare, kemudian ternaknya ada 2 ribu ekor yang ikut asuransi," ujarnya, Kamis (26/5/2022). 

Riza Rahmadi menjelaskan, selain agar perlindungan terhadap kegiatan usaha pertanian maupun peternakan di Kalteng bisa dilakukan dengan optimal, hal ini juga sekaligus menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian perihal sinergi asuransi pertanian.

Asuransi yang dimaksud yakni Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dengan bantuan premi 80 persen yaitu Rp 144 ribu per hektare per musim tanam dan 20 persen yaitu Rp 36 ribu per hektare per musim tanam. Jika terjadi kerusakan tanaman 75 persen per petak alami, petani akan mendapat pertanggungan senilai Rp 6 juta per hektare.

Kemudian asuransi ternak yakni Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau (AUTS/K) bantuan premi 80 persen Rp 160 ribu per ekor per tahun dan 20 persen Rp 40 ribu per ekor per tahun. Jika terjadi kematian atau kehilangan, petani akan mendapat pertanggungan senilai Rp 10 juta per ekor. Premi swadaya 20 persen sebagai bentuk tanggung jawab dari petani dan peternak selaku peserta asuransi. 

"Sehubung hal itu, kami minta bupati dan wali kota masing-masing daerah dapat mengalokasikan anggarannya membantu para petani dan peternak untuk premi swadaya 20 persen tersebut," tegasnya. (Foto: Setda Kalteng) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar