Camat Pahandut : Tidak Ada RT Yang Abadi, Tiga Tahun Ganti

KBRN, Ketua Rukun Tetangga (RT) merupakan unsur pemerintah yang paling bawah, Kedudukan sebagai Ketua RT ditentukan oleh warga setempat dipilih selayaknya seperti pemilihan umum.

Camat Pahandut Palangka Raya, Berlianto menjelaskan berdasakan aturan mengenai tugas ketua RT dan RW diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat. 

"Dalam aturan itu, disebutkan bahwa RT dan RW merupakan bagian dari Lembaga Ketahanan Desa (LKD). LKD merupakan wadah partisipasi masyarakat, sebagai mitra pemerintah desa, ikut serta dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat desa,"jelasnya, Selasa (24/05/2022).

Sementara masa jabatan RT hanya tiga tahun, sedangkan jabatan RW atau anggota LKD lainnya adalah 5 tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan. 

"Nantinya, mereka bisa menjabat sebanyak dua kali masa jabatan secara berturut-turut atau tidak secara berturut-turut. Ketua RT mendapat uang insentif sebesar Rp 350ribu per bulan (RT) dan dibayarkan per tiga bulan,"tambahnya.

Sementara itu, Lurah Langkai, Sriwanti menilai untuk memilih Ketua RT wajib melalui proses pemilihan agar ada keterbukaan, sehingga program kerja dan tugas RT dapat berjalan sesuai harapan tentu didukung warga setempat.

"Ketua RT mempunyai tugas Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggungjawab Pemerintah. Memelihara kerukunan hidup warga. Menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat,"tutupnya.

Diwilayah kecamatan pahandut baru-baru ini ada beberapa RT melakukan pemilihan Ketua RT dipilih secara langsung oleh warganya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar