Ditengah Musibah Banjir, Terjadi Kebakaran Hanguskan 1 Buah Barak 4 Pintu di Muara Teweh

KBRN, Palangka Raya : Ditengah musibah banjir yang melanda sejumlah desa dan jalan di kota Muara Teweh, Kebakaran terjadi di Jalan Anggrek Kelurahan Melayu yang menghanguskan 1 buah barak 4 pintu dan sebagaian rumah milik asiadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Menurut penuturan salah satu penghuni barak, Rusdianti mengatakan bahwa saat kejadian kebakaran terjadi, dirinya sedang tidak berada di rumah dan juga saat itu rumah sedang kosong. Pada saat hendak kembali kebarak ternyata api sudah membesar dan mendengar ada ledakan dari dalam barak.

“Kejadiannya itu ketika saya sedang mencuci dan di dalam barak tidak ada orangnya, saat itu anak saya sedang mandi semua. Ketika mau ke dalam barak, tiba-tiba ada suara yang meletup. Mau ambil barang tidak sempat dan mau nyiram juga ngak sempat apinya sudah membesar,”ungkap Rusdianti 

“Saya kurang tau penyebabnya apa, konslet atau tidaknya, karena saya tidak menghidupkan kompor. Mengetahui terjadi kebakaran, saya langsung minta tolong kepada warga. Namun api sudah membesar dan saya tidak sempat untuk mengambil barang satupun. Beruntung kelurga selamat semua,”tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang Damkar dan Linmas, Tri Indra Hartono mengatakan akibat dari kebaran tersebut, sebanyak 35 persen rumah milik asiadi terbakar dan juga 1 buah barak 4 Pintu habis ludes terbakar.

“Tadi kami dapat informasi kurang lebih pukul 16.15 WIB, ada informasi terjadinya kebakaran di sekitar belakang polres lebih tepatnya di rumah penduduk yang dimiliki pak asiadi. 1 Buah barak 4 pintu dan 1 buah rumah kurang lebih 35 persen pada bagian dapurnya yang terbakar,”jelasnya, Selasa (24/05/2022) sore.

Untuk sementara penyebab kebakaran masih belum diketahui, nanti akan dilakukan identifikasi lebih lanjut oleh pihak polres, informasinya seperti itu untuk mengetahui detailnya kejadian tersebut. Serta untuk total kerugian diperkiran kurang lebih mencapai ratusan juta.

“Kami sampaikan untuk masyarakat meskipun dalam kondisi banjir tetap waspada terhadap bencana atau bahaya kebakaran,”tutupnya. (ANg/GR)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar