Hukum Jangan Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas

KBRN, Palangka Raya : Penanganan Kasus korupsi di Indonesia dinilai belum memberikan efek jera bagi pelakunya, karena hukuman tidak sebanding dengan kejahatan yang dilakukan, seperti halya kasus korupsi mega proyek yang merugikan uang negara.

Hal ini diakui oleh Salah Satu Pemilik Media Online Di Palangka Raya Bridel Usin. Menurutnya penanganan kasus korupsi seharusnya tidak tebang pilah, baik pejabat dan masyarakat sipil, karena akibatnya dapat menimbulkan opini buruk, bahwa hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas.

"Saya mengusulkan, hukuman bagi pelaku korupsi dijerat dengan pasal berlapis atau maksimal kurungan penjara, agar di kemudian hari tidak ada lagi yang berani melakukan korupsi dan merugikan uang negara," Katanya. Minggu (23/5/22)

Sementara itu, dalam rangka mencegah masalah hukum menimpa masyarakat, pihak kejaksaan kerap kali mengadakan acara sosialisasi seperti jaksa menyapa di RRI, jaksa masuk sekolah dan jaksa masuk desa, tujuannya, agar masyarakat memahami aturan hukum dan sanksi yang diproleh apabila melakukan penyimpangan uang negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar