Peserta Lomba Manyipet Unjuk Kebolehan Membidik Sasaran

KBRN, Palangka Raya: Manyipet atau  menyumpit merupakan permainan suku Dayak untuk unjuk kemahiran berburu binatang di hutan. Dalam rangkaian lomba Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2022 ini, Lomba Manyipet dilaksanakan di UPT Taman Budaya Kalteng, Sabtu (21/5/2022).

Peserta lomba Manyipet dibagi menjadi 2 kategori yaitu kategori putra dan kategori putri. Untuk kategori putra diikuti oleh kontingen dari 11 kabupaten dan 1 kota, yaitu Barito Timur, Lamandau, Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, Barito Selatan, Murung Raya, Barito Utara, Kotawaringin Timur, Sukamara, Seruyan, dan Palangka Raya. Sedangkan untuk kategori putri diikuti oleh kontingen dari 5 kabupaten dan 1 kota, yaitu Barito Selatan, Murung Raya, Barito Utara, Kotawaringin Timur, Sukamara, dan Palangka Raya.

“Lomba Manyipet ini pesertanya menggunakan kostum adat agar menjadi pembeda, serta kostum adat terbaik menjadi salah satu penilaian,” ucap salah satu juri.

Sebagai informasi, alat yang digunakan dalam lomba ini yaitu sipet atau sumpit yang terbuat dari bahan kayu, anak sumpit (damek) terbuat dari bambu, dan pelimping yang terbuat dari bahan kertas/palawi. Setiap penyumpit melakukan sumpitan masing-masing 5 rambahan, 1 rambahan dengan 5 anak sumpit.

Untuk kategori putra, jarak menyumpit adalah 25 meter, sedangkan untuk kategori putri jarak menyumpit adalah 20 meter.

Untuk kriteria penilaian disesuaikan dengan anak sumpit yang masuk/bidik dan anak sumpit (damek) harus menancap di dalam lingkaran. Sasaran (anak sumpit) yang kena tepat pada garis pembatas antar nilai, maka nilai yang diambil adalah nilai tertinggi. (Sumber: MMC Kalteng)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar