Pemeritah Diminta Stabilkan Harga Daging Sapi Jelang Idul Adha

KBRN,Palangka Raya : Masyarakat diminta tidak takut mengonsumsi daging sapi.Seiring merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di sejumlah daerah di Indonesia Khususnya Jawa Timur .

Kepala UPTD Rumah Potong Hewan-RPH Kota Palangka Raya Drh Ganjar Priyatno, Rabu (180522) menyampaikan PMK hanya menyerang hewan ternak. Di antaranya kambing, kerbau, sapi, domba, babi, dan kuda. Sebab, virus ini tidak menyerang manusia, melainkan hanya menyerang hewan ternak. ,”Ada beberapa gejala yang terjadi ketika hewan ternak mengalami gejala PMK. Seperti sariawan pada lidah hewan, bagian lidah hewan melepuh, kaki bengkak, dan kuku lepas.”jelas Ganjar

Untuk menyambut Idul Adhan 1443 H 2022 tahun ini,dipastikan pasokan daging sapi potong di Palangka Raya menurun akibat PMK karena harga jual sapi potong mahal dan sulit di dapat .Sehingga wajar saja harga daging sapi di jual di sejumlah Pasar di Palangka Raya dengan harga cukup tinggi Rp.160.000 perkilogramnya. Sampai saat ini Dinas maupun Instansi terkait terus berupaya mengantisipasi kondisi yang ada saat ini.

Lain hal yang disampaikan Medik Veteriner Madya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan -DKPP Kota Palangka Raya Drh Berita Jaya mengatakan, meski di Palangka Raya banyak peternak sapi,kambing,babi dan lainnya namun untuk kasus PMK belum ditemui,Untuk itu pihaknya meminta peternak lokal dapat merawat ternak dengan baik agar tidak terjangkit virus PMK,”yang penting para pengusaha ternak dapat menjaga kebersihan hewan dan kandang ternak usahakan ventilasi udara terjaga dengan baik.”ucap Berita Jaya

Sementara itu Kabid Perdagangan - Disdagkoperin Kota Palangka Raya, Hadriansyah menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan bidang Puskeswan DKPP Kota Palangka Raya untuk bersama mengatasi kondisi yang ada untuk pasokan sapi potong melalui pengawasan ketat karantina 14 hari dan 3 hari perjalanan menuju palangka Raya,”kami telah berkoordinasi dengan DKPP keswan memang saat ini PMK membuat harga jual sapi potong tinggi,tapi kami tetap berusaha untuk mencari solusi dari masalah yang terjadi.”ucap Hadriansyah

Hadriansyah memastikan akibat wabah PMK dapat dipastikan harga jual sapi siap potong akan meningkat dan pastinya harga jual daging sapi di pasar nantinya masih tetap tinggi

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar