Pedagang Sapi Pasar Kahayan Keluhkan Sepinya Pembeli Akibat PMK

KBRN,Palangka Raya : Munculnya penyakit mulut dan kuku-PMK yang menyerang ternak di daerah Jawa Timur membuat minat pembeli daging sapi di Pasar Kahayan Palangka Raya menjadi menurun.

Menurut pedagang sapi Pasar Kahayan Sarah,Minggu (160522) ia mengeluhkan sepinya pembeli dan hal ini sudah berlangsung 1 seminggu ini, pembelian daging sapi menurun.Hal ini akibat merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku yang menyerang sapi di Jawa Timur sehingga ia beralih mengambil pasokan sapi dari daerah Sulawesi dan madura,” ia sekarang sepi mba, yang beli daging sapi ya…karena penyakit itu,menurun mba pendapatan karena sepi seperti ini.”jelas Sarah

Sarah menjelaskan pula harga daging sapi telah mencapai Rp.160.000/perkilogramnya tiga hari sebelumnya masih di kisaran harga RP.145.000/Perkilogram dalam sehari Sarah hanya mampu menjual daging sapi 10 kg hingga sore hari ,itu pun tidak semua laku terjual.Sarah pun menyampaikan hingga hari raya Idul Adha mendatang daging sapi akan di pasok dari Sulawesi dan tentu harga akan semakin naik.

Sementara itu Kepala UPTD Rumah Pemotongan Hewan-RPH Kelampangan drh Ganjar Priyatno menyampaikan sebelum merebaknya PMK pasokan sapi potong maupun hari besar keagamaan banyak di Pasok dari Jawa Timur,namun akibat jawa timur lock down akibat ternak banyak terserang PMK,” Palangka Raya akan mengantisipasi membeli sapi dari daerah Sulawesi dan NTT untuk di konsumsi masyarakat juga menjelang hari raya Idul Adha juli mendatang.”ucap Ganjar

Saat ini kebutuhan daging sapi untuk kunsumsi masyarakat dan hari besar keagamaan tahun ini di Palangka Raya mengalami penurunan dikisaran 300 ekor sementara itu untuk daging kambing dan domba kisaran 100-200 ekor sementara itu tahun 2021 lalu sapi dikisaran 1.250 ekor .

Untuk kambing dan domba 500 ekor lebih. Ganjar Priyatno menyampaikan pula penyakit mulut dan kuku pada sapi tidak menular kepada manusia dan tidak mempengaruhi kesehatan manusia,namun sebaiknya menghindari memakan bagian kepala,mulut dan kaki sapi dan sebelum dikonsumsi daging sapi dimasak secara benar dan sehat,

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar