Jangan Anggap Sepele Wabah DBD Pada Peralihan Musim

KBRN, Palangka Raya : Di masa peralihan musim, masyarakat perlu mewaspadai munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), yang ditularkan melalui nyamuk aedes agepty, terutama di daerah yang selama ini dikenal kumuh dan menjadi endemi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Drg. Anjar Hari Purnomo mengungkapkan, penularan DBD bisa terjadi pada lingkungan yang masyarakatnya memiliki pola kehidupan buruk, diantaranya jarang melaksanakan kerja bhakti dan jarang mengecek kebersihan rumah karena sejatinya karakter nyamuk DBD senang berkembang biak di area yang dianggap sepele seperti di belakang kulkas dan tempat minum hewan piaraan.

Masih kata dokter yang cukup gaul di kalangan Pers ini mengatakan, wabah covid 19 belum hilang 100 persen di negeri Indonesia, maka dari itu masyarakat diimbau dapat melakukan pencegahan terhadap berbagai penyakit lainnya dengan cara  rutin membersihkan lingkungan rumah.

"Karena karakter nyamuk ini, senang ditempat yang bersih, dan aliran parit yang airnya tidak mengalir lancar," katanya. Senin (16/5/22)

Di tempat terpisah, saat dikonfirmasi Humas RSUD Kota Palangak Raya Dr. Hendra Panguntaun mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya yang terpapar dan di rawat inap akibat terserang DBD. Kendatipun demikian pihaknya membenarkan bahwa saat peralihan musim wabah DBD berkembang biak dan bisa mengancam kesehatan.

"Untuk itu saya menghimbau seluruh masyarakat, dapat menjaga kesehatan dan dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan tempat tinggal, karena satu satunya pencegahan terbaik adalah menjaga kebersihan diri, rumah, dan lingkungan, agar virus berbahaya tidak masuk ke dalam tubuh," Tukasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar