Balai Bahasa Kalteng Dorong Pelestarian Bahasa Daerah

KBRN, Palangka Raya: Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sedang menyusun Raperda agar generasi penerus Kalimantan Tengah ke depan mengutamakan Bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing.

Balai Bahasa Kalimantan Tengah sendiri mendorong pelestarian bahasa daerah melalui regulasi dari pemerintah dan dilaksanakan oleh sekolah. Namun menurut Kepala Balai Bahasa Kalteng, Valentina Lovina Tanate, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi terhadap sekolah untuk melestarikan bahasa daerah karena semua kembali kepada kebijakan masing-masing.

“Memang kalau mata pelajaran Mulok otomatis harusnya bahasa daerah menjadi salah satu hal yang penting sekali kan untuk dilestarikan anak-anak generasi muda memang penting sekali supaya ada pelajaran bahasa daerah di sekolah. Bagi kami itu penting karena kalau tidak seperti itu bagaimana anak-anak menghargai bahasanya sendiri bahkan mungkin anak-anak bisa kehilangan jati dirinya sebagai warga, misalnya saya orang Dayak, identitasnya dimana? Salah satunya kan bahasa, kalau tidak menguasai bahasa bagaimana?” tuturnya beberapa waktu lalu.

Diharapkan Valentina, adanya Perda tentang Pembinaan Bahasa Indonesia dan Pelestarian Bahasa Daerah di Provinsi Kalimantan Tengah dapat mendorong disusunnya kurikulum pembelajaran Bahasa daerah di sekolah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar