Masyarakat Kalimantan Tengah Minta Pemerintah Dapat Bijak Menerapkan 1 Harga Minyak Goreng

KBRN,Palangka Raya : Harga minyak goreng yang yang melambung tinggi di pasaran bahkan saat ini stok pendistribusian kosong akibat Pemerintah akan memberlakukan 1 harga minyak goreng menjadi Rp.14.000 perliternya mendapat tanggapan dari warga masyarakat Kota Palangka Raya Karliansyah. Menurut Karliansyah,Rabu (260122) meski pihaknya menyambut baik atas kebijakan yang diambil Pemerintah Pusat ini harapan masyarakat Kalimantan Tengah sebagai penghasil CPO terbesar di Indonesia dapat membuat perusahaan minyak goreng sendiri yang dapat langsung di distribusikan ke masyarakat ,karena saat ini permainan spikulan minyak goreng sangat mengkuatirkan di satu sisi mendapatkan keuntungan tapi di lain sisi kosumen atau masyarakat yang merasakan dampak dari kelangkaan minyak goring 1 harga Rp.14.000 namun sebagian masyarakat belum merasakan manfaat yang diberikan Pemerintah ini,”kita minta Kalteng penghasil CPO terbesar di Indonesia di permainkan spikulan,karena mau dapat minyak goreng saja kosong dan harga masih mahal.”tegas Karliansyah

Lain hal yang disampaikan anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya Khemal Nasery,khemal menegaskan akibat ulah para Spekulan yang ingin memperoleh keuntungan besar ditengah Penderitaan Masyarakat,hal ini yang membuat minyak goreng Rp.14.000 sulit ditemui wujudnya di sejumlah Pasar di Palangka Raya bahkan sebagian Indomaret atau Alfamart cepat habis,”saya tidak menyalahkan siapa-siapa ,tapi ini ada permainan spikulan yang mengakibatkan kelangkaan minyak goreng RP.14.000 karena wujudnya kerap tidak ada.”jelas Khemal Nasery

Meski demikian ungkap Khemal Kebijakan mutlak ada di Tangan Pemerintah Pusat,pemerintah Daerah tidak berdaya menghadapi Persoalan-persoalan macam ini. Karena ini merupakan persoalan Nasional ,Khemal Nasery berharap pelaku kejahatan atas terjadinya kelangkaan minyak goreng di Pasaran ini ini dapat segera di atasi Pemerintah Karena maksud dan tujuan dari penerapan 1 harga minyak goreng Rp.14.000 tidak lain untuk menjamin ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau sampai di tangan masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar