Kecam Pernyataan Edy Mulyadi, Tetap Dilaporkan Meski Minta Maaf

KBRN,Palangka Raya : Saat ini Edy Mulyadi menjadi perbincangan di media sosial karena pernyataannya soal Kalimantan Timur dan Ibu Kota. Pernyataan tersebut dinilai menghina Kalimantan dan membuat Edy dikecam banyak kalangan temasuk tokoh masyarakat dan pejabat di Kalimantan. Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya,

Wahid Yusuf Senin (240122) mengaku mengecam keras pernyataan Edy Mulyadi karena sangat menghina dan melukai perasaan masyarakat Kalimantan terutama masyarakat Kalimantan Timur yang dimana kita tahu akan ada pemindahan Ibu Kota. Politisi Golkar ini meminta agar Edy bersama rekan-rekannya harus memahami bahwa pembangunan Negara selama ini tidak lepas dari hasil sumbangsih kekayaan alam yang ada di Kalimantan. Wahid Yusuf menilai pernyataan Edy soal Kalimantan sangat tidak pantas, apalagi diucapkan oleh kader partai. "itu sangat tidak pantas seorang anggota partai berbicara seperti itu, kalau tidak salah Edy juga seorang wartawan dan kami sangat mengecam walaupun sudah minta maaf kami bersama teman-teman Ormas masyarakat di Kalimantan tetap melaporkan saudara Edy Mulyadi," tegas Wahid.

Edy Mulyadi merupakan Caleg PKS. Dia diduga menghina Kalimantan setelah diketahui melalui video viral di media sosial. Edy Mulyadi menyebut Kalimantan sebagai tempat Jin untuk membuang anak. Bahkan, dia mengatakan pasar di Kalimantan hanya dihuni oleh Genderuwo dan Kuntilanak. Penghinaan yang dilontarkan Edy ini berkaitan dengan rencana pemindahan Ibu Kota Negara baru yang rencananya akan bertempat di Panajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar